Ketahanan Aus: Permukaan yang lebih halus dengan kekasaran yang lebih rendah berarti lebih banyak permukaan bagian yang bersentuhan dengan permukaan lain, sehingga menyebarkan tekanan dan mengurangi keausan. Denganpenggilingan presisi tinggi, area kontak efektif bisa mencapai 85% atau bahkan 90%. Permukaan yang lebih halusce berarti lebih sedikit keausan seiring waktu. Namun hal-hal seperti luka bakar atau retakan pada permukaan (yang dapat terjadi selama penggerindaan) justru dapat memperparah keausan karena melemahkan permukaan dan membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan.
Ketahanan Kelelahan: Kegagalan kelelahan terjadi ketika suatu bagian terkena tegangan berulang, sering kali disebabkan oleh retakan kecil atau lekukan pada permukaan. Permukaan yang lebih halus, dengan lebih sedikit cacat, kecil kemungkinan terjadinya retakan sehingga lebih tahan terhadap lelah. Faktanya, ketika kekasaran permukaan turun dari 6,3 μm menjadi 0,04 μm, kekuatan lelah material dapat meningkat sebanyak 25%. Selain itu, pengerasan kerja yang terjadi selama penggilingan dapat meningkatkan ketahanan terhadap kelelahan, namun retakan atau luka bakar akan melemahkan ketahanan tersebut, jadi penting untuk menjaga permukaan sebersih mungkin.
Ketahanan Korosi: Semakin halus permukaannya, semakin kecil kemungkinan zat korosif mengendap di alur atau ketidaksempurnaan. Jadi,pemesinan presisi tinggidapat membantu membuat komponen lebih tahan terhadap korosi, sehingga memperpanjang masa pakainya. Namun, jika proses penggilingan menyisakan luka bakar atau retak, atau tegangan sisa menumpuk, justru dapat membuat bagian tersebut lebih rentan terhadap korosi. Jadi, ini adalah keseimbangan yang bagus.
Akurasi dan Performa yang Sesuai: Pemesinan presisi memungkinkan Anda mengontrol kekasaran permukaan dengan sangat ketat, yang sangat penting untuk menjaga kesesuaian yang tepatbagian cetakan. Jika kekasaran permukaan atau tegangan sisa terlalu tinggi, hal ini dapat menyebabkan komponen berubah bentuk, sehingga mempengaruhi kesesuaian dan kinerja. Misalnya, perubahan interferensi atau jarak bebas karena ketidaksempurnaan permukaan dapat mengacaukan kesesuaian bagian-bagian, yang dapat berdampak besar pada kinerja akhir cetakan.
Singkatnya, penggilingan dengan presisi tidak hanya meningkatkan sifat fisik bagian cetakan tetapi juga memastikan kesesuaian dan fungsi sebagaimana mestinya. Namun, seperti biasa, sangat penting untuk menghindari masalah seperti retak, terbakar, atau tegangan sisa berlebih yang dapat mengganggu kinerja dalam jangka panjang.
